BASARNAS ADAKAN EVALUASI OPERASI PENCARIAN DAN PERTOLONGAN


Jakarta – Basarnas adakan kegiatan Evaluasi Operasi Pencarian dan Pertolongan bertempat di Gedung Basarnas, ruang serbaguna lantai 15 Selasa (4/12) pukul 09.30 wib. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pejabat Eselon I, II beserta jajaran di lingkungan Kantor Pusat Basarnas ini bertujuan untuk menganalisa dan mengevaluasi laporan akhir dari suatu musibah/bencana agar nantinya dapat melaksanakan tugas operasi pencarian dan pertolongan sesuai prosedur operasi yang cepat dan benar serta mampu berkoordinasi yang baik.

Disamping pejabat Kantor Pusat Basarnas, hadir sebagai peserta seluruh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan beserta Analis SAR.

WhatsApp Image 2018-12-04 at 6.19.26 PM.jpeg

Pada kesempatan ini, Nugroho Budi Wiryanto selaku Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas secara resmi membuka acara yang berlangsung selama dua hari hingga Rabu (5/12).

Dalam sambutannya Nugroho menyampaikan bahwa banyaknya musibah yang terjadi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Tahun 2018, menyisakan tangis haru para keluarga korban yang ditinggalkan. Luluh lantahnya bumi akibat goncangan gempa bumi Lombok kemudian disusul gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi membuat banyak korban kehilangan tempat tinggal serta mata pencariannya. Tidak hanya bencana alam, kecelakaan tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba serta jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 juga menambah daftar kecelakaan di perairan dan bencana pada NKRI.

WhatsApp Image 2018-12-04 at 6.19.29 PM.jpeg

Basarnas sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang bersifat kemanusiaan dalam bidang pencarian dan pertolongan pada kecelakaan, bencana dan kondisi yang membahayakan manusia harus selalu siap dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yaitu melakukan Pencarian dan Pertolongan sesuai UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

"Oleh karena itu, Basarnas merasa perlu menyelenggarakan kegiatan evaluasi pencarian dan pertolongan ini, karena dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut, diharapkan pelayanan operasi pencarian dan pertolongan dapat ditingkatkan melalui koordinasi dan sinergitas yang baik dengan seluruh unit kerja terkait, sehingga terwujud penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan yang efektif, efisien, handal dan aman", jelas Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Selasa siang.

WhatsApp Image 2018-12-04 at 6.19.28 PM.jpeg

"Tidak hanya itu, kegiatan evaluasi operasi pencarian dan pertolongan ini juga sebagai sarana pemberian informasi, saran dan masukan dari narasumber yang berkompetensi di bidangnya serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan", sambungnya.

Diakhir sambutan Jenderal Bintang dua ini menekankan bahwa kegiatan ini sangatlah penting untuk mengoptimalkan penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan yang terjadi dan mengetahui seberapa besar keberhasilan masing-masing Kantor SAR dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. (Put)



Kategori General Artikel , General Berita .
Pengunggah : nita
4 December 18:30 WIB