TIM SAR GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN PELAYARAN


Manokwari- Sebuah Kapal Motor Berpenumpang Menabrak Long Boat Nelayan yang menyebabkan longboat terbakar dan tenggelam pada Kamis(29/11) pukul 10.00 WIT.Api yang sempat merambat ke kapal motor menyebabkan terbakarnya kapal tersebut.Kapal sempat memancarkan signal Distress lalu ditangkap oleh LUT (Local User Terminal) Basarnas di Jakarta.IDMCC Basarnas Pusat langsung memplot posisi Signal Distress yang ternyata di perairan Cokran Manokwari.Pihak IDMCC Basarnas Segera Menghubungi Kom Basarnas Manokwari dan mengirimkan berita signal Distrees tersebut melalui Faximile. Nahkoda Kapal Motor yang diketahui Bernama KM.Sarex O1 sempat menghubungi SROP(Stasiun Radio Pantai) Manokwari untuk meminta Bantuan SAR.SROP Manokwari segera menghubungi KSOP Manokwari untuk meminta bantuan Basarnas Manokwari.Setelah menerima kabar A1 dari KSOP Manokwari,Kepala Kantor SAR Manokwari memerintahkan membangun posko dan membentuk struktur organisasi operasi Mulai dari SMC(SAR Mission Coordinator) dan Staf SMC yang meliputi Sfaf Operasi,Staf Logistik,Staf Komunikasi,Staf Humas dan Staf Intelejen.

SMC yang dijabat oleh Kepala Kantor SAR Manokwari mengerahkan Rescuer dan Alut SAR Seperti RIB(Rigit Inflatable Boat), KN.SAR Kumbakarna 244.Basarnas Manokwari juga berkoordinasi dengan unsur Potensi SAR seperti Kodim 1703 Mkw,Fasharkan TNI-AL,Sat Brimob Polda Papua Barat,Sat Polairud Polres Manokwari,BPBD Prov.Papua Barat,Dinas Perhubungan Prov.Papua Barat,RAPI Manokwari,ORARI Manokwari,BMKG Manokwari,RUMKIT-AL AZHAR DZAHIR,KKP Manokwari,Dinas Kesehatan Manokwari,dan Bea Cukai Manokwari.SMC (SAR Mission Coordinator) Memerintahkan OSC(On Scene Coordinator) membagi Tim yang bergerak di laut di bagi menjadi 7 SRU(SAR Unit).

WhatsApp Image 2018-11-29 at 7.11.40 PM.jpeg

Diketahui jumlah korban dari kedua kapal yang bertabrakan adalah 12 orang.Ketujuh SRU yang telah diperintahkan oleh OSC untuk mengevakuasi Korban yang melompat ke laut dan memadamkan Api yang dilakukan oleh KN.SAR Kumbakarna 244 berhasil mengevakuasi 9 orang korban yang mengalami luka beragam mulai dari luka bakar tingkat 1 hingga 3,luka lecet dan lemas,dan patah tulang (fracture) lalu dibawa ke dermaga untuk di laksanakan penanganan medis dasar di Assembly Point.Setelah diketahui bahwa masih terdapat 3 korban hilang,OSC memerintahkan KN.SAR Kumbakarna menurunkan 2 personil untuk melakukan pencarian di dalam kapal yang terbakar menggunakan pakaian khusus tahan panas dan SCBA(Self Contain Breathing Apparatus).Juga RIB 01 Basarnas Manokwari untuk melakukan pencarian disekitar perairan Cokran.

Personil yang berhasil masuk ke KM.Sarex 01 menemukan 2 korban Meninggal Dunia dengan Kondisi hangus terbakar.RIB 01 juga berhasil menemukan korban tak sadarkan diri di rompon sekitar 1 NM dari posisi temapt kejadian musibah.Dokter yang memeriksa ketiga korban di Assembly Point yang hilang menyatakan korban telah Meninggal Dunia.Semua korban selamat yang telah diberikan bantuan medis dasar lalu dibawa oleh ambulance milik Rumkital,KKP dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Juga korban meninggal dibawa ke RS untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polda Papua Barat.

Setelah yakin tidak ada korban yang tersisa operasi ditutup dan unsur yang terilibat dikembalikan kesatuan masing-masing.Demikian rangkaian Simulasi Kecelakaan Pelayaran dalam Latihan SAR Gabungan Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari tahun 2018.(hms/hrl)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : ratri dwiyani
29 November 19:04 WIB