POS PENCARIAN DAN PERTOLONGAN

Kedudukan, Tugas dan Fungsi



POS PENCARIAN DAN PERTOLONGAN
Pos Pencarian dan Pertolongan adalah satuan kerja non struktural di bidang pencarian dan pertolongan (search and rescue) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan yang membawahinya.
Pos Pencarian dan Pertolongan dipimpin oleh seorang Koordinator yang ditunjuk oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan.
TUGAS
Pos Pencarian dan Pertolongan mempunyai tugas membantu Kantor Pencarian dan Pertolongan dalam melaksanakan tugas Pencarian dan Pertolongan di wilayah kerja yang menjadi tanggung jawabnya, yang meliputi pelaksanaan siaga SAR, pelaksanaan tindak awal dan operasi SAR terhadap musibah pelayaran dan/atau penerbangan, atau musibah dan bencana lainnya, serta koodinasi dan pengerahan potensi SAR dalam operasi SAR.
FUNGSI
*
Pelaksanaan siaga SAR secara terus menerus selama 24 (dua puluh empat) jam setiap hari;
*
Pelaksanaan siaga Komunikasi SAR;
*
Pelaksanaan tindak awal dan operasi SAR;
*
Koordinasi, pendataan dan pengerahan potensi SAR dalam operasi SAR.
*
Penyiapan dan pemeliharaan sarana dan prasarana SAR;
*

Pelaksanaan administrasi dan kerumahtanggaan Pos SAR.


(Sumber : PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN)


UNIT SIAGA PENCARIAN DAN PERTOLONGAN

Kedudukan, Tugas dan Fungsi


UNIT SIAGA PENCARIAN DAN PERTOLONGAN
Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan merupakan satuan kerja non struktural di bidang Pencarian dan Pertolongan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan yang membawahinya.
Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan dipimpin oleh seorang Koordinator Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan.
TUGAS
Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan mempunyai tugas membantu Kantor Pencarian dan Pertolongan dalam melaksanakan tugas Pencarian dan Pertolongan di wilayah kerja yang menjadi tanggung jawabnya, yang meliputi pelaksanaan siaga SAR, pelaksanaan tindak awal dan operasi SAR terhadap musibah pelayaran dan/atau penerbangan, atau musibah dan bencana lainnya, serta koodinasi dan pengerahan potensi SAR dalam operasi SAR.
FUNGSI
*
Pelaksanaan siaga SAR secara terus menerus selama 24 (dua puluh empat) jam setiap hari;
*
Pelaksanaan tindak awal dan operasi SAR;
*

Penyiapan dan pemeliharaan sarana dan prasarana SAR;


(Sumber : PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR PK. 4 TAHUN 2017 TENTANG UNIT SIAGA PENCARIAN DAN PERTOLONGAN)